Top 10 Kuliner Legendaris di Sekitar Glodok

Hello Guys, sorry banget akhir-akhir ini aku lagi sibuk banget jadi frekuensi nulis blognya agak random ^ ^. Belakangan aku lagi dipindah tugaskan untuk menjaga toko koko ku di kawasan Pasar Pagi Lama – Asemka. Karena si koko lagi out of town, jadi aku replace job dia untuk in charge di tokonya selama kurang lebih satu minggu. Gilak guys setiap hari kudu bangun jam lima subuh, masih muka bantal langsung bergegas mandi , siap-siap berangkat ke Asemka karna jam 7 pagi aku harus sudah sampai di toko. Perjalanan dari rumahku ke Asemka memakan waktu sekitar 1 jam, untungnya masih pagi jadi jalanan masih bersahabat dan bebas macet.

Terkadang kalau lagi jaga toko di Asemka, aku sering galau setiap kali mau keluar makan siang, dalam hati berkata enaknya mau lunch apa ya hari ini? hahahaha…  Maklum guys, aku orangnya hobi banget yang namanya kuliner, hunting makanan enak di sana – sini wajib hukumnya. Awalnya aku cuma tahu beberapa kuliner enak di daerah Glodok, lalu berbekal mulut yang manis aku mulai ngobrol dengan pedagang lokal untuk mencari tahu kudapan enak apa lagi yang tersembunyi di sekitar China Town Jakarta ini.

Nah tanpa berbasa-basi lagi, langsung aja deh aku share Top 10 List Rekomendasi Kuliner Legendaris di sekitar Glodok  menurut versi aku:

IMG_3171

1. Kuo Tieh Ncek Santong 68 (Non – Halal)

Ini top rekomendasi dari aku, karena memang super duper yummy dan bikin ketagihan berat!Kuo Tieh ini mirip sejenis sama Gyoza, isiannya adalah daging babi cincang dan sayur yang di potong halus kemudian dibungkus oleh kulit pangsit yang tipis kemudian di panggang atau di goreng. Aduh guys kulitnya crispy renyah gimana gitu, pokoknya enak banget, silahkan di coba sendiri deh kalau kamu nggak percaya!

Biasa aku memesan Kuo Tieh panggang dan the best way untuk makan kuo tieh ini memang untuk di santap di tempat selagi panas. Aku suka meracik sendiri saus bumbu untuk di cocol, biasanya di setiap meja akan di sediakan saus sambal, minyak wijen, bawang putih cincang, kecap asin, dan cuka. Nah bumbu-bumbu ini kamu bisa racik sendiri sesuai selera sebagai saus colek si Kuo Tieh tadi. Kalau di bungkus biasanya nggak semua bahan saos bumbu yang di meja di kasih guys, jadi ada yang kurang gitu rasanya.

Terakhir aku makan per Maret 2017 harganya Rp4.000 /pc.  Kalau lagi laper berat aku bisa makan 15 potong sendiri loh guys, wakakaka laper ato rakus ya ini ^ ^. Selain jual kuo tieh kedai ini juga menjual makanan lain seperti Bakmie, Nasi Tim, Sekba dan Chinese food lainnya, tapi tetep loh menurut aku yang jadi juaranya ya si Mr.Kuo Tieh tadi.

Santong Kuo Tieh Sui Kiaw 68

Asli Ncek Santong

Jl Pancoran IV / 3 – Kota

Petak 9 – Glodok Indonesia

021-6907401 / 0816-1868556 / 0855-8091009

 

IMG_3173

2. Pempek Eirin 10 Ulu (Halal)

Pempek ini “Asli Palembang” kata spanduk besar yang terpampang di luar kedainya. Memang setahu aku, yang jualan asli orang Palembang sih, hahaha.. No Matter what terlepas dari itu, aku ini memang pecinta pempek sejati, karena ada turunan darah Palembang, hahaha. Apa bedanya Pempek Eirin 10 Ulu ini sama pempek yang ada di Palembang? Nah setahu aku biasanya kalau di Palembang kebanyakan orang menggunakan ikan Belida sebagai bahan utama pembuatan Pempek, nah kalau di Jakarta karena langkanya ikan Belida tersebut jadi biasa orang menggantinya dengan ikan Tenggiri sebagai bahan utama pembuatan Pempek. Kalau lagi ngidam dengan Pempek Asli Palembang bolehlah coba yang satu ini untuk mengobati rasa kangen, rasanya dijamin nggak kalah enak dengan Pempek yang ada nan jauh di Palembang sana.

IMG_3174

Favorite Pempek yang aku biasa pesen antara lain Pempek Bulat Adaan, Pempek Tahu, Pempek Kapal Selam, Pempek Kulit dan Pempek Panggang. Dari semua jenis Pempek memang aku paling suka “Pempek Adaan” bentuknya bulat dan kecil, biasanya rasanya gurih karena dibuat dari kombinasi ikan, bawang putih dan merah serta santan. Selain menjual beraneka ragam macam pempek, kedai ini juga menjual makanan khas Palembang lainnya seperti Tekwan, Model, Otak-Otak, Lengang dan Es Kacang Merah. Saran aku guys kalau kesini hindari jam makan siang, karna pasti bakalan ramai dan hectic banget, mau cari meja kosongpun susah alhasil kamu akan di satukan duduk semeja dengan orang asing.

Pempek Palembang Eirin 10 Ulu

Jl Pintu Kecil No.3 (Toko Tiga)

Depan Asemka

Telp: 0813-82607083 / 021-6900929

 

IMG_3178

3. Gado – Gado Direksi (Halal)

Ini gado -gado katanya sih udah fenomenal banget dari zaman dahulu kala.  Letaknya di ujung dalam gang Gloria, jalan lurus terus aja sampai ketemu cabang jalan, kemudian ambil jalur kiri. Di sisi kanan ada seperti hawker / food court , nah di situ letak Gado – Gado Direksi yang terkenal itu. Konon katanya gado-gado ini langganan mantan Presiden Republik Indonesia, almarhum Abdurrahman Wahid dan Ibu Megawati Soekarnoputri. Walaupun pembeli kebanyakan para eksekutif, tempat ini jauh dari kata mewah, layaknya restoran mahal, kiosnya sangat sederhana terletak bersamaan dengan kios-kios makanan lainnya.

IMG_3177

Kalian dengarnya juga pasti penasaran khan, apa sih yang istimewa dari Gado-Gado Direksi ini. Siang ini aku penasaran untuk mencoba Gado-Gado Direksi, memang bumbu kacangnya terasa berbeda dan legit gurih. Berbeda dengan Gado-Gado biasa yang aku temui pada umumnya. Dengan diberi emping dan kerupuk udang sebagai pelengkap, menjadi kombinasi yang sangat pas untuk disantap. Porsinya tidak begitu banyak tetapi cukup mengenyangkan untuk porsi makan siangku. Aku memesan Gado – Gado dengan nasi setengah porsi dan membayar sejumlah Rp.36.000,- . Harganya bisa dibilang cukup mahal untuk seporsi Gado-gado, tapi its worth it guys, rasanya memang enak dan sebanding dengan harganya.

Gado-Gado Direksi
Ujung Gang Gloria, Jalan Pancoran, Glodok, Jakarta
Telp: 021- 92531495
Buka jam : 09.30 – 16.30

 

 IMG_31834. Kari Lam (Halal)
Kari Lam ini masih satu area food court sama Gado- Gado Direksi, jadi gampang banget dicarinya guys. Kari Lam tersedia dalam dua varian , Kari Ayam dan Kari Daging Sapi. Jujur Kari Lam ini aku baru pertama kali nyoba guys dan ekspektasi aku sih lebih enak daripada Kari Medan yang biasa nyokap masak, hahaha. Tapi ya gitu deh untuk rasa menurut aku agak biasa so-so gitu, masih kalah deh sama kari Medan masakan rumah ala nyokap. Kuah Kari Sapi Lam ini  cukup encer dan kaya akan rasa rempah, porsi dagingnyapun juga banyak, namun bagi aku agak sedikit kurang asin.  Semangkuk Kari Sapi + Bihun di bandrol dengan harga Rp.45.000,-, porsiannya cukup besar sehingga kamu bisa share berdua dengan sahabat.
Kari Lam
Ujung Gang Gloria, Jalan Pancoran, Glodok, Jakarta
Buka pukul 09.00-15.30
Harga: Rp 40-45 ribu

 

 IMG_3172
5. Soto Betawi Afung (Halal)
Soto Betawi Afung ini terletak tidak jauh dari Gado-Gado Direksi, posisinya sama-sama ada di dalam Gang Gloria. Kamu bisa memilih isi dari Soto tersebut, apakah mau komplit atau hanya daging saja. Kebetulan hari itu saya memesan Soto Betawi Santan dengan isi daging dan paru, karena saya tidak terlalu suka jeroan seperti kikil, urat dan babat.
Rasa santannya memang gurih dan nikmat karena yang saya dengar itu bukan hanya rebusan tulang sapi tapi juga rebusan sum sum sapi.  Well, pantesan rasa kuahnya memang terasa berbeda dari kuah Soto Betawi pada umumnya guys. Nah tips dari aku bagi kamu pecinta sum-sum tulang sapi, kamu bisa request untuk menambah isian sum-sum pada kuah Soto kamu biar makin sedap guys. Seporsi Soto dibandrol sekitar Rp.35.000,- dan kalau di tambah dengan nasi menjadi Rp.42.000,-.
Soto Betawi Afung
Jl. Gang Gloria No. 12
Glodok, Pancoran
Jakarta Barat
Telp: (021) 6901496
Buka setiap hari, pukul 06.00–17.00 WIB

 

 IMG_3180
6. Rujak Juhi Goyang Lidah (Halal)
 Aku nyari Rujak Juhi yang enak berdasarkan rekomendasi nyokap yang memang doyan banget sama Rujak Juhi. So, ketemu deh Rujak Juhi yang ternyata posisi gerobaknya tidak jauh dengan kios Soto Betawi Afung. Si abang Rujak Juhi postur tubuhnya agak pendek untuk ukuran tinggi normal orang Indonesia, eits tapi jangan liat fisiknya guys  si abang orangnya humble and ramah banget. Waktu aku tanya ke si abang, perihal tahan nggak rujaknya kalau di makan untuk beberapa jam ke depan, karna niat aku memang mau dibungkus dan bawa pulang untuk pesanan nyokap.

 

Kayana, si abang Rujak Juhi ini udah biasa ngebungkus rujak juhinya untuk orang take away, terbukti dari barisan bumbu kacang yang sudah terbungkus rapih di ikat dalam kantung plastik kecil. So karena bumbu kacangnya di pisah, jadi aman banget guys untuk di makan beberapa jam kemudian. I’m so sorry guys aku kelupaan foto untuk penampakan si rujak juhi ini, hahaha.
Jadi rujak juhi itu terdiri dari potongan kentang rebus, irisan kol, mentimun, mie basah, emping dan tentunya suwiran sotong (juhi). Semuanya kemudian dicampur aduk lalu diberi bumbu saus kacang yang lezat sebagai toppingnya. Harga per porsi rujak juhi cukup terjangkau Rp.25.000  saja per porsi, aku sama nyokap sih suka banget, rasa bumbu kacangnya itu sangat menggiurkan selera.
Rujak Juhi Goyang Lidah
Jl. Gang Gloria No. 12
Glodok, Pancoran
Jakarta Barat

 

IMG_3182
7. Bakmie Amoy (Non – Halal)
Bakmie Amoy ini merupakan salah satu Bakmie yang paling legendaris di kawasan Gang Gloria, Glodok guys. Walaupun kondisi gangnya agak sempit, tapi berjalan-jalan disini seperti menemukan treasure kuliner di sepanjang gang Gloria tersebut. Biasanya kalau datang ke Bakmie Amoy aku selalu memesan seporsi Bakmie Ayam dan Bakso goreng. Favorite aku sih memang di Bakso Gorengnya, karena rasanya memang garing dan renyah. Selain menjual Bakmie dan Bakso Goreng, Bakmie Amoy juga menjual Kwetiau, Bihun, Nasi Campur, dan Lumpia guys. Semangkuk Bakmie Ayam biasanya di bandrol sekitar Rp.26.000,- dan untuk Bakso Gorengnya berkisar Rp.6.000,- /pc.
Bakmie Amoy
Jl. Gang Gloria
Glodok, Pancoran
Jakarta Barat

 

 IMG_3189
 8. Bakso Pikul – Chandra, Pancoran (Halal)
Actually nama di atas adalah hasil karangan aku guys, soalnya  si abang tukang Bakso – No Brand, jualannya pakai pikul bukan gerobak, dan lokasinya di ujung jalan Gedung Chandra yang arah ke kali Toko Tiga. Bakso Pikul ini ramenya pake banget guys, apalagi kalau kamu datangnya di jam makan siang, dijamin kamu bisa makan sambil berdiri, hahaha. Tempatnya sederhana sekali karena si bakso pikul tidak ada kios atau restaurant khusus, cuma beberapa kursi bakso plastik untuk pengunjung duduk sambil menikmati makan bakso. Baksonya ada dua jenis urat dan halus, di tambah bihun dan tahu putih yang lembut, mantap banget guys. Untuk semangkuk porsi bakso hanya di bandrol dengan Rp.15.000,- saja , so cheap ya that’s why yang antri panjang kaya kereta, hahaha.
Bakso Pikul – Chandra, Pancoran
 Depan Toko Manisan Afung

 

IMG_3186

9. Nasi Tim Pasar Pagi (Halal)
Nasi Tim Pasar Pagi ini mudah untuk ditemukan karena letaknya di dalam gedung Pasar Pagi. Cara yang paling mudah untuk menggambarkan gedung ini adalah gedung berwarna merah kombinasi hijau dan bentuk bangunannya unik mirip dengan Klenteng. Di dalam gedung ini kebanyakan menjual sticker, poster, kalender, kertas kado, paper bag dan alat-alat tulis kantor grosir. Posisi kios Nasi Tim Pasar Pagi ini terletak di lantai 1, kamu hanya perlu naik tangga 1 kali dari tangga di pintu masuk tengah gedung,  jalan lurus terus hingga mentok dan kamu akan menemukan kios nasi timnya.  Aku baca dari beberapa artikel di blog tetangga, kalau Nasi Tim ini adalah rekomendasi dari pakar kuliner Pak Bondan. Seketika itu juga aku langsung penasaran dan meluncur ke TKP, hahaha.
IMG_3184
Setelah sampai di lokasi, salah satu pramusaji langsung datang menghampiri dan menyapa “pesan Nasi Tim Ya Bu?”  Tanpa berpikir panjang saya langsung meng-iyakan, karna memang itulah tujuan saya datang ke Gedung Pasar Pagi ini. Nasi Tim nya buat aku sangat sederhana dan tidak ada yang spesial, topping ayam cincang di atas nasi dilengkapi oleh semangkuk kuah polos dan acar timun. Aku sengaja tidak memesan tambahan telur, karena aku kurang begitu suka bau amis dari telur yang setengah matang. Harganya menurut aku cukup mahal untuk seporsi nasi tim dengan topping yang berisi daging ayam cincang saja, dibandrol Rp.32.000,- sepiring. Oh ya guys Nasi Tim Pasar Pagi ini sendiri mencatumkan bahwa dia tidak punya cabang dimanapun dan hanya ada di Pasar Pagi lama ini. Jadi jangan heran ketika kamu melihat dan mencoba cabang-cabang palsu Nasi Tim Pasar Pagi di berbagai tempat, tentu rasanya berbeda dengan rasa asli.
Nasi Tim Pasar Pagi
Jalan Pasar Pagi (Proyek Pasar Pagi Lama Lt.1)
Los No.U-21 & 18, Jakarta Barat
Tel: 6902665

 

IMG_3181
10. Es Kopi Tak Kie
Kedai Es Kopi Tak Kie ini terletak di dalam gang Gloria, dan tempatnya agak sedikit tertutup sama gerobak jajanan yang ada di luar kedai, di depannya ada gerobak si penjual Pi Oh Tauco Tim. Jujur aku ke kedai ini karna penasaran berat sama es kopi nya yang legendaris. Kali pertama datang, aku langsung duduk di salah satu meja kosong, dan menunggu beberapa saat, tidak ada pramusaji yang datang menghampiri, jadi aku memberanikan diri untuk bertanya. Ternyata baru sekitar pukul 13.30, es kopinya sudah habis guys, sefenomenal itu kah Es Kopi Tak Kie ini?
No Wonder sih waktu aku datang ke kedai Es Kopi Tak Kie ini, kedainya cukup sederhana dan kesannya “old” tapi di dalam kedai ini, gak main-main guys, berjejer foto-foto artis ibu kota dan politisi papan atas, even our president Pak Jokowi juga pernah nyobain kopi ini loh.
 IMG_3175
Pantang menyerah keesokan harinya pukul 11.30 saya mencoba mendatangi Kedai Es Kopi Tak Kie untuk  kedua kalinya, dan Yes aku berhasil memesan segelas Es Kopi Susu, hahaha. Serasa menang lotere guys akhirnya pengorbanan datang kedua kali tidak sia-sia.  Well setelah dicoba, rasanya agak kurang manis untuk ukuran es kopi susu, rasa pahitnya masih berasa, dan buat aku sih nothing so special about this coffee. Mungkin memang karena aku bukan penggemar fanatik kopi, jadi saya kurang tahu bagaimana cara menikmati kopi. Harga Es Kopi Susunya Rp.17.000,- per gelas , its cheaper than Starbucks, so bagi para pecinta kopi, silahkan datang ke kedai kopi tempo dulu ini untuk bernostalgia, dan menikmati kopi asli Indonesia.
Es Kopi Tak Kie
Gang Gloria, Jl. Pintu Besar Selatan III No. 4 – 6
Glodok, West Jakarta
Phone : (021) 692 8296
Buka : 6.30 – 14.00 
 
Share

Leave a Reply